• AGO_9865 .JPG
  • AGO_9889 .JPG
  • AGO_9897 .JPG
  • AGO_9914 .JPG
  • AGO_9916 .JPG
  • b .jpg
  • Baroli .JPG
  • eno 1 .jpg
  • Grape Pinot Nero Romanee .jpg
  • Monte Charlemagne 1 .jpg
  • MON_3170 .JPG
  • MON_3189 .JPG
  • Pinot Noir Grapes - Charles Ranch Vineyards, Boonville .JPG
  • Vigna Romanee Conti .jpg
  • _DSC2992 .JPG
  • _DSC3005 .JPG
  • _DSC3044 .JPG
  • _DSC3053 .JPG
  • _DSC3071 .JPG
  • _DSC3075 .JPG
Dagang Inspiratif & Tak Terduga

Dagang Inspiratif & Tak Terduga

Kalau mendengar kata sewa barang, pada biasanya akan mengacu pada kendaraan beroda empat, motor atau baju. Melainkan dikala mendengar kata sewa kasur? Anda mungkin merasa aneh dan lucu. Jangan salah sangka, bisnis sewa kasur rupanya benar-benar menguntungkan dengan omset penghasilan yang fantastis. Salah satunya ialah usaha sewa kasur Jogja yang dirintis oleh seorang wanita.

 

Nama wirausahawan ini yaitu Clara Almabella Bamanty. Walaupun pada mulanya dicibir, namun tidak mematahkan semangatnya untuk meraup keuntungan dalam kesempatan bisnis ini. Macam kasur yang ia sediakan merupakan spring bed atau kasur pegas dan kasur busa. Kedua kasur ini memiliki harga yang berbeda, berkisar antara 20 ribu sampai 110 ribu per kasur dalam 24 jam.

 

Omset per bulannya bisa menempuh 180 juta. Kasur-kasur habis tersewa oleh hotel-hotel dan usaha lainnya yang memerlukan kasur. Hal ini dikarenakan pihak hotel banyak yang kurang dalam menyediakan extra bed untuk tamunya. Apabila orang lain mencibir, lain halnya pihak hotel yang justru betul-betul terbantu dengan penyewaan kasur ini.

 

Salah satu pelanggan yang sangat terbantu yakni sebuah hotel di Jogja, executive hotel mengatakan seandainya mereka betul-betul terbantu dengan adanya jasa sewa kasur Jogja dikala menghadapi permintaan extra bed para tamunya. Kesempatan bisnis inilah yang menjadikan Clara mengawali bisnisnya. Pengalamannya yang kesusahan mendapatkan extra bed ketika menginap di hotel dengan keluarganya memberi inspirasi untuk berbisnis.

 

Dari situlah, ia mulai merintis karier dari waktu SMA dengan modal satu kasur seharga 200 ribu. Setelah itu ia bersama saudara memulai bisnis dengan menawarkan kasur mengendarai sepeda motor. sewa kasur jogja murah , ia cuma mengandalkan cara getok tular. Setelah lebih berani, dia mencoba peruntungan dengan menawarkan ke hotel. Pertama karier, dia menyewakan kasur pada tetangganya

 

Walaupun pada awalnya banyak yang menolak jasanya, tetapi sekarang berkat hasil kerja kerasnya ia dapat mengelola bisnis ini sampai memiliki sebagian cabang di luar sewa kasur Jogja. Cabangnya antara lain Bandung, Bekasi, Jakarta, Bali dan Semarang. Dengan keuletan dan analisis kesempatan bisnis yang apik, usaha ini dapat berjalan dengan lancar.