• AGO_9865 .JPG
  • AGO_9889 .JPG
  • AGO_9897 .JPG
  • AGO_9914 .JPG
  • AGO_9916 .JPG
  • b .jpg
  • Baroli .JPG
  • eno 1 .jpg
  • Grape Pinot Nero Romanee .jpg
  • Monte Charlemagne 1 .jpg
  • MON_3170 .JPG
  • MON_3189 .JPG
  • Pinot Noir Grapes - Charles Ranch Vineyards, Boonville .JPG
  • Vigna Romanee Conti .jpg
  • _DSC2992 .JPG
  • _DSC3005 .JPG
  • _DSC3044 .JPG
  • _DSC3053 .JPG
  • _DSC3071 .JPG
  • _DSC3075 .JPG
Cerita Mini Keong Mas

Cerita Mini Keong Mas

Cerita kabar burung zaman dulu memang amat menarik untuk dibaca, satu diantara cerita yang terkenal adalah kisah mengenai keong raka. Cerita berikut menjadi super populer lalu saat ini. Nasihat rakyat hal keong raka ini pula memiliki segudang pesan yang dapat di ambil saat membaca. Berikut merupakan cerita singkat hal keong raka yang demi Anda tahu.

 

Pada masa dahulu kecek rakyat Jawa Timur, pada suatu negeri hiduplah seorang putri dinamakan Candra Lagak, dia seorang putri yang sangat cantik. Selain Bulan Kirana juga ada seorang putri bernama Dewi Galuh. Pada suatu ketika datanglah seorang tengku bernama Raja Inu Kertapati yang ingin melamar Candra Kirana. Buah hati Galuh merasa iri secara pertunangan Candra Kirana serta Raden Inu Kertapati.

 

Olehkarena itu merasa kecil hati dan cemburu Dewi Galuh mendatangi seorang penyihir serta menginginkan tulah untuk Bulan Kirana. Oleh karena itu berubahlah Candra Kirana sebagai seekor lengkitang mas yang kemudian di buang di sungai yang jauh mulai kerajaan. Kamar Kirana ditemui oleh seorang nenek dan di angkat menuju di rumah nya. Dengan memilikinya keong mas itu di rumah sang nenek penuh tersaji makanan di meja, hingga suatu hari si nenek sengaja ingin tau siapa yang berbuat sesuatu tersebut.

 

https://wisatawan.id/category/cerita-rakyat/ nenek hasilnya tahu siapa yang menyusun makanan untuk nya di setiap hari dalam meja mencopet. Dialah Bulan Kirana seorang putri yang di magi menjadi lala mas sama saudara perempuannya. Di sebelah lain Raja Inu pula sedang berjuang untuk mencari kekasih nya Candra Kirana dan menyaru sebagai rakyat gembel. Penyihir meraba penyamaran itu dan menyesatkan Raden Inu hingga Raden Inu merupakan Candra Lagak di pondok sang sanak sedang memasak.

 

Mereka dan kemudian bertemu dan pulang bertepatan menuju keratan, lalu Peri Galuh yang mengetahui tersebut kabur beserta perasaan gelisah. Candra Megah menikah serta hidup bahagia. Demikian lah cerita orang kebanyakan keong raka, jangan sungguhpun kalian sembuh iri secara kepunyaan sosok lain. Sebab setiap wong sudah memiliki jalannya masing - masing.